Rabu, 28 Agustus 2019

PT SOLID GOLD | Kejatuhan Yang Lebih Signifikan

PT SOLID GOLD - EUR/USD Tertahan Di 1.1100, Siap Untuk Kejatuhan Yang Lebih Signifikan?


PT SOLID GOLD JAKARTA -
Pada hari Jumat, eskalasi dari ancaman tarif telah mengirim dollar Amerika Serikat turun bersamaan dengan jatuhnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat – dan EUR/USD terdorong naik. Pada hari Senin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan wakil perdana menteri Cina Liu He menyebut ketenangan – imbal hasil naik dan EUR/USD jatuh.

Namun sekarang, media di raksasa ekonomi Asia ini telah menyatakan keragu-raguannya mengenai pernyataan Trump bahwa Cina menginginkan kesepakatan. Dan sementara imbal hasil obligasi jatuh lagi – EUR/USD tetap tertahan di 1.1100.

Apakah para investor telah merasakan kesakitan ekonomi yang Jerman dan ekonomi zona euro lainnya telah derita sebagai akibat dari pergulatan AS-Cina?

Sebagaimana yang telah dicatat beberapa kali, ekonomi Jerman sangat tergantung kepada impor dari Cina. Angka final memberikan konfirmasi bahwa lokomotif ekonomi Eropa ini telah mengalami kontraksi di kuartal kedua sebesar 0.1 % dan tetap stagnan secara tahunan. Data terbaru juga menunjukkan pesimisme. IFO Business Climate Index telah jatuh ke 94.3 pada bulan Agustus – lebih rendah daripada yang diperkirakan 95.1 dan jauh dibawah dari yang tercatat pada bulan Juli sebesar 95.7.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1050 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.1027 dan kemudian 1.1000. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1115 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1130 dan kemudian 1.1165.

EUR/USD diperdagangkan disekitar 1.1100 setelah kehilangan pijakan pada hari Senin dengan Amerika Serikat dan Cina menyatakan ketenangan mengenai pembicaraan perdagangan setelah gejolak pada hari Jumat. Pada hari Selasa kemarin pasar sedikit kurang optimistik.

Kesanggupan euro untuk mendapatkan keuntungan dari kejatuhan yang lain mungkin telah mencapai batasnya – apakah ini artinya siap untuk kejatuhan yang lebih signifikan?
PT SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Selasa, 27 Agustus 2019

SOLID GOLD BERJANGKA | Data Jerman Yang Mengecewakan

SOLID GOLD BERJANGKA - Bursa Eropa Mampu Kuat Melawan Data Jerman Yang Mengecewakan


SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA -
Penguatan indeks bursa Eropa menghiraukan hasil survei dari lembaga Ifo yang berbasis di Munich menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis Jerman melemah lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus ke level terendah sejak akhir 2012. Indeks iklim bisnis turun menjadi 94,3 pada Agustus dari revisi 95,8 pada Juli. Ini adalah yang terendah sejak November 2012 dan di bawah perkiraan 95.0.

Indeks Pan Eropa Stoxx 600 hampir tidak berubah di 371,34 setelah turun 0,8 % pada hari Jumat. Indeks DAX Jerman bergerak naik 0,2 % dan indeks CAC 40 Prancis naik setengah persen sementara pasar Inggris tetap ditutup untuk libur bank.

Saham Deutsche Bank sedikit turun setelah pemberi pinjaman Jerman tersebut mengadakan pembicaraan dengan Grup UBS untuk menggabungkan bisnis mereka awal tahun ini, termasuk diskusi pada pertengahan Juni tentang aliansi perbankan investasi.

Saham perusahaan properti perumahan Vonovia turun 2,3 % dan Deutsche Wohnen turun 4,8 % setelah laporan bahwa pemerintah kota Berlin berencana untuk membatasi sewa. Saham Konglomerat media massa Prancis, Vivendi bergerak lebih rendah dengan mengatakan pihaknya berencana untuk memberikan suara menentang usulan merger Mediaset ke Media untuk Eropa NV pada pertemuan pemegang saham Mediaset.

Bursa saham Eropa  naik tipis dalam perdagangan awal pekan yang berhati-hati pada hari Senin kemarin setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran tentang  ketegangan perdagangan Amerika-China. Selain itu pasar juga  terus memantau KTT Kelompok Tujuh (G-7) di Biarritz, Prancis, di tengah situasi global yang sangat serius.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Senin, 26 Agustus 2019

SOLID GOLD | Tarif Baru Bagi Barang Amerika Serikat

SOLID GOLD - Harga Minyak Anjlok Pasca China Balas Akan Kenakan Tarif Baru Bagi Barang Amerika Serikat

SOLID GOLD JAKARTA - Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat diperdagangkan 2,49 % lebih rendah, atau $ 1,38 pada $ 53,97 per barel dan mencapai level terendah dalam seminggu.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 0,93 %, atau $ 1,55 diperdagangkan pada $ 58,99 per barel.

China mengatakan akan mengenakan tarif impor senilai US $ 75 miliar mulai dari 5 % hingga 10 %. Tarif akan mulai berlaku dalam dua batch pada tanggal 1 September dan 15 Desember. Barang-barang yang ditargetkan oleh China dalam tarif ini termasuk otomotif.

Sebelumnya pada hari itu, harga minyak mentah naik sedikit sementara investor menunggu petunjuk tentang kebijakan moneter Federal Reserve Amerika Serikat.

Pidato Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat pada pertemuan para gubernur bank sentral global di Jackson Hole, Wyoming, diharapkan memberikan petunjuk apakah bank sentral Amerika Serikat akan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini untuk meningkatkan ekonomi terbesar di dunia itu.

Diperkirakan harga minyak mentah bergerak lemah pasca China menyatakan akan mengenakan tarif baru bagi barang-barang Amerika Serikat, dimana hal ini memicu lagi kekhawatiran perlambatan ekonomi. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 53,50 - $ 53,00, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 54,50 - $ 55,00.

Harga minyak mentah jatuh pada hari Jumat minggu lalu setelah China meluncurkan tarif baru pada barang-barang Amerika Serikat, meningkatkan lagi kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :