Rabu, 13 November 2019

PT SOLID GOLD | Perkembangan Trade War

PT SOLID GOLD - Saham Asia Anjlok Pagi Ini Ditengah Kekwatiran Perkembangan Trade War


PT SOLID GOLD JAKARTA -
Dalam beberapa minggu terakhir, kedua belah pihak telah mengindikasikan bahwa mereka membuat kemajuan menuju kesepakatan yang berpotensi mengurangi beberapa tarif, tetapi kurangnya informasi tambahan mulai meresahkan beberapa investor dalam ekuitas dan aset berisiko lainnya.

Dalam pengingat potensi gesekan lebih lanjut, Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan menaikkan tarif barang-barang China “sangat substansial” jika China tidak menyetujui kesepakatan. “Dan itu akan berlaku untuk negara-negara lain yang juga memperlakukan kami dengan tidak adil,” tambahnya.

Dalam mata uang, dolar hanya sedikit lebih rendah di 108,99 yen JPY = EBS, menarik sedikit dari level tertinggi lima bulan yang dicapai pada 7 November.

Imbal hasil pada catatan Treasury 10-tahun benchmark US10YT = RR naik sedikit menjadi 1,9277% tetapi kemungkinan akan bergerak dalam kisaran sempit sebelum data yang akan dirilis Rabu nanti yang diperkirakan menunjukkan harga konsumen Amerika Serikat sedikit meningkat pada Oktober.

Minyak mentah Amerika Serikat CLc1 turun 0,25 % menjadi $ 56,66 per barel karena kekhawatiran tentang melemahnya permintaan minyak.

Saham Asia dan berjangka Wall Street jatuh pada hari Rabu di tengah meningkatnya kekhawatiran pembicaraan perdagangan Amerika Serikat-China yang diperkirakan akan macet setelah Presiden Donald Trump gagal memberikan informasi baru tentang kapan kedua negara akan menandatangani kesepakatan perdagangan.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS turun 0,2 %. Saham Australia turun 0,17 %, sedangkan indeks saham Nikkei Jepang .N225 turun 0,38 %.

Dolar melayang di Asia setelah Trump mengatakan kesepakatan perdagangan “ditutup” tetapi tidak memberikan rincian baru tentang kapan atau di mana kesepakatan akan ditandatangani, mengecewakan investor dalam apa yang disebut sebagai pidato utama pada kebijakan ekonomi pemerintahannya.

Trump juga mengguncang beberapa investor dengan mengancam China dengan tarif lebih tinggi jika mereka tidak menandatangani kesepakatan.

Harga minyak turun karena prospek yang semakin menurun untuk resolusi segera terhadap perang dagang selama 16 bulan antara dua ekonomi terbesar dunia itu menunjukkan berkurangnya permintaan energi di masa depan.

Harapan untuk kesepakatan perdagangan “fase satu” beberapa waktu bulan ini telah menjadi faktor utama yang mendukung saham dan aset berisiko baru-baru ini. Namun, kurangnya kemajuan material pada suatu perjanjian hanya meningkatkan keraguan tentang apakah suatu kesepakatan perdagangan akan terjadi.

Saham berjangka AS ESc1 turun 0,14 % di Asia setelah S&P 500 .SPX menambah kenaikan 0,16 % pada hari Selasa. S&P 500 dan Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa selama perdagangan pada hari Selasa tetapi saham berakhir tertinggi sesi setelah pidato Trump.

Washington dan Beijing telah memberlakukan tarif pada barang satu sama lain dalam perselisihan pahit atas praktik perdagangan China yang menurut administrasi Trump tidak adil.

Kebuntuan ini telah mengguncang pasar keuangan global dan meningkatkan risiko resesi untuk beberapa ekonomi karena perdagangan global melambat.
PT SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Selasa, 12 November 2019

SOLID GOLD BERJANGKA | Tertinggi Tiga Minggu

SOLID GOLD BERJANGKA - Harga Kakao Naik ke Tertinggi Tiga Minggu


SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Data yang dapat menurunkan harga  adalah persediaan dari Ghana. Laporan dari Ghana Cocoa Board hari Kamis menunjukan pembelian dari petani sebesar 128,514 MT dari 1 - 31 Oktober naik 7.2 % dari tahun lalu pada periode yang sama menandakan penguatan produksi kakao.

Panen berlangsung dengan baik di Afrika Barat  dengan jumlah dan kualitas sesuai dengan perkiraan. Cuaca di Ivory Coast sudah turun hujan dengan kelembaban yang kecil maka wabah jamur tidak terjadi. Kondisi kering di Afrika Barat dengan hujan yang sedikit. Suhu diatas normal. Di Malaysia dan Indonesia turun hujan dan suhu diatas normal. Brazil  cuacanya kering dan suhu diatas normal.

Hasil monitoring ICE persediaan kakao trendnya turun selama lima bulan terakhir dan dilaporkan mencapai terendah 2 ¾ tahun ke 3.282 juta kantong hari Jumat

Analisa tehnikal dengan support pertama $ 2,410 dan $ 2,390 sedangkan resistant pertama di $ 2,450 dan $ 2,510.

Harga kakao Desember naik ke tertinggi tiga minggu karena persediaan sedikit di Ivory Coast.

Harga kakao Desember di ICE New York ditutup naik $ 30 menjadi $ 2,533  dan  Harga kakao ICE London naik 1.04 %.

Harga kakao rally untuk hari kedua hari Senin dan mencapai tiga minggu tertinggi karena persediaan kakao di Ivory Coast kecil.

Data hari Senin memperlihatkan bahwa petani di Ivory Coast mengirim 84,044 MT  ke pelabuhan selama 4 – 10 Nopember turun 3.8 % dari tahun lalu, walaupun total penerimaan sejak 1 Oktober naik 6 % dari tahun lalu menjadi 444,097 MT.
SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Senin, 11 November 2019

SOLID GOLD | EUR/USD Minggu Ini

SOLID GOLD - Rekomendasi Forex EUR/USD Minggu Ini


SOLID GOLD JAKARTA -
Dollar Amerika Serikat mendapatkan dorongan yang bagus pada hari Selasa yang lalu setelah rilis dari indeks ISM Non-Manufaktur, yang mengatasi dari yang diperkirakan 54.7 pada bulan Oktober, jauh lebih baik dari yang diperkirakan di 53.5 dan sebelumnya 52.6. Sementara pada hari Jumat Consumer Sentiment Index meleset dari yang diperkirakan dengan mencetak angka 95.7 namun biarbagaimanapun lebih baik daripada sebelumnya di 95.5.

Pengharapan akan tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dengan Cina dan data ekonomi Amerika Serikat yang positip mendorong permintaan akan dollar Amerika Serikat. Perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat dengan Cina akan terus memimpin pergerakan harga pada minggu ini.

Dari kalender makro ekonomi minggu ini, inflasi dan pertumbuhan akan memegang panggung utama, dengan Jerman, Uni Eropa dan Amerika Serikat akan merilis angka CPI bulan Oktober, sementara Jerman dan Uni Eropa akan mempublikasikan perkiraan pendahuluan atas GDP kuartal ketiga yang diperkirakan akan mengecewakan.

Kepala Federal Reserve Amerika Serikat Powell akan bersaksi di depan Kongress pada hari Rabu, dan lalu pada hari Kamis di depan komisi yang lainnya. Minat spekulasi akan mencari tanda-tanda untuk kebijakan moneter yang akan datang, terlebih lagi dengan sekarang kemungkinan untuk pemangkasan tingkat suku bunga lebih jauh telah menurun. Dollar Amerika Serikat terus terapresiasi karena berkurangnya keprihatinan akan pertumbuhan.

EUR/USD berada pada posisi terendah di dalam hampir sebulan. Sementara sentimen “bearish” mendominasi.

Indikator tehnikal mengarah turun sekalipun kurang cukup kekuatan, dengan “support” terdekat berada pada 1.1000 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0940 dan kemudian 1.0878.  Sedangkan “resistance” terdekat berada pada 1.1060 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1100  dan kemudian 1.1180.

Pasangan matauang EUR/USD telah menyimpulkan penurunannya setelah gagal melewati zona harga 1.1180 untuk minggu keempat berturut-turut, berakhir pada posisi terendah dalam waktu hampir satu bulan. Pasar keuangan menghabiskan waktunya hari-hari ini mengikuti berita-berita sehubungan dengan hubungan perdagangan AS-Cina dan kemungkinan akan kesepakatan yang akan datang.

Berita-berita menunjukkan bahwa kedua negara mengeskalasikan permintaannya, yang lain memberikan indikasi bahwa Trump dan Xi Jinping akan menunda pertemuan mereka ke bulan Desember, dan akhirnya mereka melaporkan bahwa kedua belah pihak sedang berencana untuk memundurkan tarif dalam beberapa fase, sekali kesepakatan dicapai. Secara keseluruhan, pandangan bahwa kesepakatan perdagangan sedang dalam proses menjadi dominan, meskipun ada berita yang memberikan indikasi bahwa Presiden Amerika Serikat Trump belum memutuskan mengenai penundaan bea masuk.

Data Eropa umumnya memberikan semangat, dengan Markit PMI final bulan Oktober direvisi naik dari perkiraan pendahuluan. Meskipun demikian, hasil manufaktur diseluruh Uni Eropa tetap dalam teritori kontraksi dan hampir tidak pernah diatas kerendahan bertahun-tahun yang dibukukan pada permulaan kuartal ketiga. Indeks jasa juga membaik, walaupun PMI Jerman tetap dibawah dari 50 pada permulaan dari kuartal yang terakhir.

Juga, Produksi Industri sebagai data ekonomi top dari Uni Eropa menurun pada bulan September, sementara Komisi Eropa menurunkan perkiraan pertumbuhan untuk tahun ini dan tahun depan, mengurangi sedikit perbaikan di PMI.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :


Jumat, 08 November 2019

SOLID BERJANGKA | Harga Tertinggi Satu Bulan

SOLID BERJANGKA - Harga Gula Turun Dari Harga Tertinggi Satu Bulan


SOLID BERJANGKA JAKARTA -
Harga gula Maret di New York pada hari Selasa naik ke satu bulan tertinggi dan harga gula putih Desember di London naik ke 4 ½ bulan tertinggi karena berkurangnya produksi dari India, produsen gula kedua terbesar dunia. The Indian Sugar Mills Association (ISMA) pada hari Selasa memperkirakan produksi gula India turun 19 % dari tahun lalu ke terendah tiga tahun menjadi 26.85 MMT dari rekor 33.2MMT di 2018/2019. India National Federation of Cooperative Sugar Factories Ltd hari Senin memperkirakan produksi gula di 2019/20 akan turun sehingga 26.0 -26.5 MMT turun 20.7 % dari tahun 2018/19.

Faktor kenaikan harga dari Intl FCStone hari Selasa bahwa gula global 2019/20 defisit nya bertambah menjadi 7.7 MMT dari perkiraan Agustus defisit sebesar 5.9 MMT, karena cuaca di Asia.

Dari S&P Global Platts Analytics bahwa pasar gula global pada 2020/21 akan menjadi surplus +600,000 MT dari defisit 5.96 MMT di 2019/20. Platts mengatakan bahwa surplus gula global terjadi karena produksi gula akan naik 5.2 % dari tahun lalu menjadi 186.0 MMT karena perkiraan produksi India, Brazil, EU dan Rusia.

Laporan 24 Oktober dari Unica harga gula turun karena penggilingan tebu Brazil di Pusat dan Selatan Brazil menghasilkan 1.91 MMT gula sampai pertengahan Oktober diatas perkiraan sebesar 1.68 MMT. Total 2019/20 di Brazil Pusat – Selatan produksi sampai pertengahan Oktober naik 1.1 % dari tahun lalu menjadi 23.71 MMT.

Di Brazil hujan turun tidak merata, suhu diatas normal.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $ 12.40 dan berikut ke $ 12.20 sedangkan resistant pertama di $ 12.90 dan berikut ke $ 13.00.

Harga gula turun dari satu bulan tertingginya dan gula putih turun dari harga tertinggi 4 ½ bulan tertingginya, karena melemahnya real Brazil dan harga minyak mentah turun.

Harga gula Maret di New York  turun 15 sen (1.18 %) menjadi $ 12.56 perpound dan harga gula Desember ditutup turun 2.56 %.

Harga gula melemah karena harga minyak mentah turun dan melemahnya real Brazil karena likuidasi di gula berjangka. Harga minyak mentah turun 1.2 % hari Rabu, membuat harga etanol turun dan sehingga petani lebih memilih untuk membuat gula dibanding etanol sehingga meningkatkan persediaan gula.

Real Brazil turun 2.17 % pada hari Rabu menjadi dua minggu terendah terhadap dolar, sehingga mendorong ekspor gula karena harganya lebih murah bagi pembeli luar negeri.
SOLID BERJANGKA

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :