Kamis, 07 November 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Turun Lagi

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Harga Kedelai Turun Lagi


PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA -
Trader menantikan laporan bulanan yang penting dari USDA pada hari Jumat mengenai  penawaran dan permintaan juga produksi dari kedelai. Produksi diperkirakan tidak berubah dari bulan lalu tapi para trader mengharapkan  produksi  dan persediaan akhir berkurang.

Laporan mingguan dari USDA memperlihatkan bahwa petani sedang focus untuk melakukan panen dari kedelai dan jagung baru selanjutnya. Para petani berharap panen kedelai dapat selesai sebelum salju turun, karena sulit pada saat bersalju untuk panen.  Produksi kedelai lebih baik di daerah barat. Panen kedelai sudah selesai  75% masih dibawah perkiraan rata-rata lima tahun sebesar 87 %.

Pasar juga terus memperhatikan cuaca di Amerika Selatan, karena perlu cuaca yang baik untuk melakukan penanaman kedelai, namun cuaca di Brazil sangat kering sehingga penanaman ditunda. Ramalan cuaca pada  minggu lalu mengatakan hujan akan turun pada minggu yang akan datang membuat penanaman dapat berlangsung. Namun pada minggu ini hujan belum turun sehingga cuaca masih kering. Penanaman di Brazil sudah 46 % dari area penanaman sejak petani memulai tanam di bulan September, masih di bawah rata-rata 60 % pada tahun lalu. Brazil diharapkan akan menghasilkan 121 juta ton kedelai pada musim ini karena perluasan area menjadi 36.4 juta ha.

Meeting antara Amerika Serikat dan Cina untuk menandatangani perjanjian dagang tertunda lagi penandatanganan fase 1 akan dilakukan pada bulan Desember.  Namun Cina sudah melakukan pembelian kedelai tanpa mengenakan kenaikan tariff bea masuk.  Cina secara sendiri membatalkan kenaikan bea masuk untuk produk – produk  pertanian.

Menurut perkiraan  tidak ada perubahan besar dari permintaan dan penawaran dalam Laporan USDA pada hari Jumat besok, perubahan baru akan terjadi pada bulan Januari.

Analisa tehnikal kedelai dengan support pertama $ 9.30 dan berikut $ 9.25 dan resistant pertama di $ 9.45 dan berikut $ 9.47.

Harga kedelai turun melanjutkan penurunan pada hari Selasa  karena masih menanti laporan USDA hari Jumat.

Harga kedelai Nopember turun 6.75 sen menjadi $ 9.15 perbushel, harga soybean meal turun $ 3.80 menjadi $ 298.90 dan harga minyak kedelai naik 18 sen menjadi $31.75.

Perkiraan penjualan ekspor mingguan sampai 31 Oktober ada pada range 600,000 – 1.2 MM, untuk soybean meal antara 150,000 – 300,000 MT. Para trader masih mengantisipasi laporan ekspor mingguan dari USDA mengenai minyak kedelai perkiraannya antara 5,000 – 25,000 MT.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar